Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasionalRagam

Menko AHY Dorong Digitalisasi Bandara untuk Tingkatkan Efisiensi dan Konektivitas

×

Menko AHY Dorong Digitalisasi Bandara untuk Tingkatkan Efisiensi dan Konektivitas

Sebarkan artikel ini
Menko AHY Dorong Digitalisasi Bandara untuk Tingkatkan Efisiensi dan Konektivitas

Koma.id, Bali – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditargetkan melayani sebanyak 35 juta penumpang per tahun dengan mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan yang ada tanpa harus membangun terlalu banyak terminal dengan peningkatan penerbangan Internasional hingga 22 persen diharapkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi penghubung sejumlah destinasi wisata Indonesia selain Bali.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mentri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai memimpin rakor optimalisasi layanan kebandarudaraan di Bandara Ngurah Rai.

Silakan gulirkan ke bawah

AHY mengungkapkan saat ini Bandara Internasional Ngurah Rai telah melayani 23 hingga 25 juta penumpang per tahunya, dengan memgoptimalkan fasilitas dan layanan yang telah ada tanpa harus membangun lebih banyak terminal, diharapkan Bandara Ngurah Rai bisa melayani 35 juta penumpang per tahunya.

AHY juga mendorong digitalisasi dan optimasi layanan kebandaraudaraan untuk menciptakan konektivitas udara yang efisien, digital dan ramah. Dengan optimalisasi tersebut Bandara Ngurah Rai juga diharpakan menjadi penghubung destinasi wisata Indonesia selain Bali

Pada rakor ini Menko AHY juga menyoroti pentingnya penerapan Airport Operator Control Center (AOCC) sebagai pusat kendali tersentralisasi terutama di Bandara Soekarno-Hatta Dan I Gusti Ngurah Rai untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja operasional.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali

“Artinya kalau kita serius dan sungguh-sungguh, kita bisa kejar peningkatan peringkat. Dengan demikian, kami berharap Ngurah Rai bisa menjadi hub, bukan hanya untuk sekitar Bali, tapi juga ke berbagai destinasi pariwisata superprioritas,” Ujar Mentri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Jumat (24/01/2025).

Kinerja positif bandara nasional tercermin dari laporan Skytrax 2024 dimana Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat ke-28 atau naik 15 peringkat dari posisi sebelumnya dan Bandara Ngurah Rai naik 6 peringkat ke posisi 74.

Kajian Indonesia National Air Carriers Association (INACA) 2023 juga mengungkap potensi besar sektor penerbangan, saat ini kontribusi industri penerbangan mencapai 1.002 triliun rupiah atau 4,6% PDB (Produk Domestik Bruto) dengan optimasi layanan Kebandarudaraan. Sektor ini diproyeksikan dapat menambah kontribusi hingga 900 triliun rupiah menjadi 1.902 triliun rupiah.

Haji Tanpa Antri – Umroh Nyaman
Jangan lupa temukan juga kami di Google News.