Koma.id – Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidaya menilai masyarakat perlu mengapresiasi langkah GP Anshor yang terdepan memperkarakan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Holywings.
Dia menilai, upaya promosi yang dilakukan Holywings sangat menyinggung umat beragama khususnya ummat Islam dan masyarakat luas.
“Holywings terkesan lepas tangan dan memberikan beban hukuman hanya kepada 6 karyawan tersebut padahal sebagai entitas bisnis untuk urusan promosi adalah urusan strategis dan bukan urusan karyawan,” katanya pada Senin (27/7/2022).
“Urusan promosi adalah urusan nya manajemen yang didukung penuh oleh pemegang saham,” sambunnya.
Ditegaskan dia, upaya Hotman Paris sebagai salah satu pemilik saham di Holywings telah menemui Ketua MUI Chalil Nafis dan meminta maaf kepada ummat islam adalah langkah yang tepat.
“Sudah barang tentu ummat Islam adalah umat yang pemaaf tentunya akan memaafkan hal tersebut. Tapi tentunya langkah hukum harus terus berlanjut. Oleh karena itu, Polisi perlu memanggil pemilik dan pemegang saham lainnya,” katanya.
“Urusan penistaan agama tidak boleh dianggap main-main. Sebelum muncul reaksi yang lebih tidak terkendali maka kasus ini harus segera bisa dituntaskan,” ujarnya.














