Koma.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya peran pers yang bebas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, Minggu (3/5/2026).
Menurut Budi, pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap bahaya korupsi.
“Bagi KPK, pers bukan hanya menyampaikan kabar, melainkan juga menghidupkan kesadaran bahwa korupsi merupakan musuh bersama yang harus dilawan, bukan dibiarkan,” ujarnya.
Ia menilai fungsi jurnalistik sebagai kontrol sosial memiliki kontribusi besar dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas. Peran tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
Haris Moti: Tuntutan Aksi 27 Agustus Sejalan dengan Kebijakan Prabowo, Waspadai Provokasi
Budi juga menyoroti bahwa profesi jurnalis tidak lepas dari risiko dan tantangan, terutama dalam mengungkap praktik korupsi yang kerap melibatkan kepentingan besar. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan terhadap profesionalitas pers.
“KPK berkomitmen mendukung profesionalitas pers melalui semangat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan fungsi pemberantasan korupsi,” katanya.
Ia menambahkan, kerja jurnalistik yang independen dan berintegritas menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ruang publik yang sehat. Pers dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan informasi yang disampaikan tetap akurat dan dapat dipercaya.
Selain itu, Budi mengajak insan pers untuk terus menjaga independensi dan berpihak pada kebenaran sebagai kunci dalam menjaga kepercayaan publik dan memperkuat demokrasi.
“Teruslah menjadi suara publik. Tetap independen, berintegritas, dan berpihak pada kebenaran,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan pemberantasan korupsi, KPK berharap pers tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis dan bertanggung jawab. Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jurnalis atas kontribusi mereka dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas di Indonesia.
“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia,” tutupnya.












