Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahKeamananNasionalPolitikRagam

Ketua Relawan Anies Baswedan Dikeroyok OTK Hingga Tak Sadarkan Diri

×

Ketua Relawan Anies Baswedan Dikeroyok OTK Hingga Tak Sadarkan Diri

Sebarkan artikel ini
Ketua Relawan Anies Baswedan Dikeroyok OTK Hingga Tak Sadarkan Diri

Koma.id Ketua relawan Anies Baswedan Bukittinggi Sumatera Barat, Idris Sanur (56) dikeroyok sejumlah orang tak dikenal (OTK) hingga tak sadarkan diri.

Salah seorang pelaku yang perempuan bahkan naik ke lantai dua rumah dan menyerang Yusmina (32) sang istri korban.

Silakan gulirkan ke bawah

Belum diketahui motif pengeryokan terhadap Ketua DPP Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan tersebut, akibat pengeroyokan tersebut Idris Sanur pun mengalami luka-luka yang serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi untuk dilakukan tindakan medis.

Yusmina (istri korban) menyebutkan peristiwa terjadi di rumah yang sekaligus toko bangunan milik mereka.

Mereka didatangi tiga orang tak dikenbal ke toko, lalu terdengar suara ribut yang saat itu istri korban dan anak-anaknya berada di lantai dua.

Istri korban mencoba mengamankan anak-anak mereka ke kamar, lalu memeriksa kondisi suaminya melalui monitor CCTV yang terlihat suaminya terkapar di dekat para pelaku.

Sang istri mencoba menolong sang suami, namun akhirnya turut diserang pelaku hingga korban terluka di tangan dan kaki.

Yusmina, Istri korban
Yusmina, Istri korban

“Saya lihat mereka sudah mulai mengeroyok pak haji, saya harus turun kata saya. Pas mau turun tangga perempuan itu menyerang saya ke atas. Rupanya pak haji sudah tumbang yang saya lihat yang mengeroyok tiga orang, dua pukul pak haji terus yang satu lagi perempuan ambil sendok semen pukul kepala pak haji sampai robek. siapa orangnya saya tidak tau, saya sudah buat laporan Polisi, semoga orangnya cepat ditangkap, yang tau jelas siapa orangnya itu pak haji, tapi beliau belum bisa ditanyai siapa-siapa nya.” Ujar Yusmina, Istri korban.

Sesuai keterangan pelaporan Yusmina ke kantor Polisi, korban dipukul dan dianiaya oleh tiga orang diantaranya, dua laki-laki satu perempuan,” lanjutnya Yusmina

Kondisi dari Idris Sanur diketahui luka pada kepala bagian belakang, bibir atas dan memar di beberapa bagian tubuhnya.

Sebagai seorang politikus di Bukittinggi, korban Idris Sanur cukup dikenal dengan gaya bicaranya yang lantang dan kritis. Adapun sementara sebagai seorang pembisnis korban dikenal kereap meminjam uang untuk usahanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.