Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Uncategorized

Kejanggalan Video Viral Aliansi Ulama Jawa Timur yang Menyerahkan Pernyataan Sikap ke MPR, Ini Faktanya

×

Kejanggalan Video Viral Aliansi Ulama Jawa Timur yang Menyerahkan Pernyataan Sikap ke MPR, Ini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Kejanggalan Video Viral Aliansi Ulama Jawa Timur yang Menyerahkan Pernyataan Sikap ke MPR, Ini Faktanya
Judul video hoaks yang mengatasnamakan aliansi ulama dan tokoh Jawa Timur. (Foto: Koma.id/Tangkapan layar)

Koma.id Dunia maya lagi-lagi diwarnai dengan viralnya video hoaks yang gencarkan oleh pihak-pahak yang tak bertanggungjawab.

Dalam video yang beredar tersebut berjudul ‘Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur Menyerahkan Pernyataan Sikap Kepada MPR RI, Mosi Tidak Percaya, Makzulkan Presiden Jokowi’.

Silakan gulirkan ke bawah

Video berdurasi 12 menit itu menggambarkan sejumlah pria bersorban dan tokoh lainnya sedang sedang berada di salah satu ruangan di Gedung MPR/DPR.

Narasi dalam video yang dipastikan hoaks itu seolah membacakan sembilan poin yang salah satu di antaranya mengenai isu penolakan penundaan pemilu, hingga mendesak MPR utuk memakzulkan Presiden Jokowi.

Berdasarkan fakta yang ditelusuri Koma.id, Kamis (15/9/2022), terungkap bahwa narasi dan gambar video tersebut banyak ditemukan kejanggalan.

Dari analisa gambar visual dan suara narasi yang disuarakan ternyata tidak sama. Narasi tersebut dapat dipastikan telah di-dubbing ulang oleh pelaku.

Dapat dipastikan juga, pihak delegasi itu hanya diterima oleh protokoler dan tak ada menyampaikan di depan MPR.

Fakta lain yang sebenarnya adalah Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur yang tergabung Penyelamatan bangsa negara Indonesia, diikuti sekitar 10 orang Pimpinan KH Ahmad Mustain asal Kediri.

 

Foto asli aliansi ulama dan tokoh Jawa TImur yang mengatasnamakan Penyelamatan bangsa negara Indonesia, Senin (12/9/2022).

Maksud dan tujuan mereka yakni meminta audensi dengan Ketua DPR RI Puan Maharani namun tak ada di tempat. Pihak yang bersangkutan hanya diterima oleh Karo Protokol dan Humas DPR. Mereka hanya menyampaikan beberapa hal saja.

“Dari kacamata dan pendengaran saya, ini editan. Setahu saya aliansi ualama itu di bulan Juni dan Juli. Dan Kalau betul dari ulama kenapa bilang tanggal Hijriayahnya salah fatal,” ungkap salah satu Netizen.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.