Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Ferry Koto Sentil Sikap Teddy yang Melebihi Jabatannya

×

Ferry Koto Sentil Sikap Teddy yang Melebihi Jabatannya

Sebarkan artikel ini
Teddy Indra Wijaya
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto / Istimewa)

KOMA.ID, JAKARTA – Influencer Ferry Koto merasa risih dengan sikap Teddy Indra Wijaya yang dinilai memiliki sikap seperti Menteri di Kabinet Merah Putih. Padahal jabatannya adalah sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) yang merupakan pejabat eselon 2 di lingkungan organisasi Sekretariat Negara (Setneg).

Hal ini disampaikan pemilik nama lengkap Zulfery Yusal Koto yang menganggap tata kelola pemerintahan di Istana Negara seperti kacau balau. Di mana Teddy sering tampil dan bersikap bahwa ia adalah petinggi di Negara.

Silakan gulirkan ke bawah

“Coba lihat, itu ajudan Wapres kalau saya tidak keliru adalah KOLONEL Pnb Betya, dia yang beri hormat ke Teddy yang hanya Letkol dan hanya eselon 2 di Setneg,” tulis Ferry, Sabtu (4/4/2026).

Ia sangat berharap agar tata kelola pemerintahan di Istana agar diperbaiki, sehingga jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tak dianggap lucu oleh publik.

Bahkan ia menyarankan kepada Presiden Prabowo Subianto mengangkat saja Teddy dengan jabatan sekelas menteri, jika ingin memosisikan perwira TNI aktif tersebut menjadi kaki tangannya langsung.

“Makanya pak Presiden Prabowo, agar tidak kacau balau tata kelola pemerintah, kembalikan saja Seskab menjadi jabatan setingkat Menteri,” ujarnya.

Dengan demikian, konsekuensi logis yang harus diterima Teddy Indra Wijaya adalah dengan pensiun dini dari posisinya sebagai perwira aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dan menurutnya, itu sangat wajar jika Teddy masih ingin berada di lingkaran Istana.

“Tentu konsekuensinya Teddy harus pensiun dini. Biasa saja itu. Mas AHY yang anak Presiden saja pensiun dini,” tutur Ferry Koto.

Namun jika usulan itu tidak dijalankan, setidaknya Teddy harus ditertibkan sikapnya agar tidak bertingkah layaknya pejabat sekelas menteri seperti yang ia resahkan tersebut.

“Kalau tetap Eselon 2, maka ya Teddy yang harus ditata sikapnya, dan jangan diberi tanggung jawab melebihi Eselon 2,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.