Koma.id – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf buntut kasus dugaan korupsi Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang PT Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama. Pernyataan tersebut disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (3/3)
Simon juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas kasus korupsi tata kelola minyak pertamina tersebut.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
“Pada kesempatan ini, saya Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina Persero menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini”, kata Simon.
Simon menyebut bahwa kasus korupsi minyak tersebut menjadi ujian besar dan kejadian yang menyedihkan bagi Pertamina.
Pertamina mendukung Kejaksaan Agung
Untuk itu, pihaknya mendukung segala tindakan hukum yang dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut. “Kami apresiasi penindakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung atas dugaan (korupsi) yang dilakukan oleh anak perusahaan PT Pertamina Persero,” ujar Simon.
PT Pertamina sangat mendukung upaya kejagung dan akan membantu apabila dibutuhkan data-data atau keterangan-keterangan tambahan agar proses penyelidikan dapat diproses dan berjalan dengan baik.
Kasus korupsi minyak Pertamina ini, menurut Simon, menjadi kesempatan untuk terus memperbaiki perusahaan.
Bos pertamina itu mengatakan akan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan kualitas dari BBM Pertamina sesuai standar yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM.














