Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineKeamanan

Buah Manis Program Jumat Curhat Kapolri Diapresiasi Jokowi Hingga Masyarakat

×

Buah Manis Program Jumat Curhat Kapolri Diapresiasi Jokowi Hingga Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Buah Manis Program Jumat Curhat Kapolri Diapresiasi Jokowi Hingga Masyarakat

KOMA.ID – Buah manis dari Program Jumat Curhat yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit mulai terasa. Apresiasi pun telah didapat dari warga hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas program yang berhasil menyerap aspirasi, masukan, saran, kritikan dan keluhan.

“Secara umum Program Jumat Curhat ini merupakan salah satu respon Polri terhadap instruksi Presiden Jokowi untuk terus meningkatkan kepercayaan Publik terhadap institusi yang sempat menurun cukup signifikan beberapa waktu yang lalu,” kata Kadiv TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi, selaku Kaposko Presisi, Rabu (12/4).

Silakan gulirkan ke bawah

Dia menjelaskan program ini juga telah semakin mendekatkan anggota kepolisian dengan masyarakat. Dengan berbagai dampak positif yang bisa dirasakan baik masyarakat dan institusi Polri. Sebab masyarakat bisa langsung untuk menyampaikan permasalahan dan keluhan.

“Sebagai contoh adalah lokasi penjualan miras ilegal dan tempat yang digunakan berkumpulnya remaja yang dinilai dapat mengganggu harkamtibmas di wilayah hukum Polrestro Depok serta dapat terungkap. Membuat masyarakat menjadi lebih dekat dengan anggota Polri,” ujarnya.

Sementara dampak bagi Polri, lanjut Slamet, program Jumat Curhat dinilai berhasil mendapatkan informasi yang aktual tentang gangguan kamtibmas.

“Polri juga lebih mudah mendapatkan feedback untuk peningkatan pelayanan publik. anggota Polri menjadi lebih peka dan responsif terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat,” tuturnya.

Adapun dari berbagai pelaksanaan Jumat Curhat, telah bisa dipetakan beragam keluhan yang kerap diajukan masyarakat. Seperti, harapan respon cepat dari kepolisian terkait permasalahan sosial, tidak harus viral dulu baru ditanggapi dengan cepat.

Kemudian pertanyaan mengenai prosedur dan alur mekanisme pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM); Pengaduan tentang maraknya kejahatan jalanan seperti premanisme jalanan, pencurian, perampokan yang meresahkan masyarakat.

“Sampai, pengaduan tentang banyaknya kenakalan remaja yang terjadi antara lain konsumsi miras, penyalahgunaan narkoba, balap liar dan penggunaan knalpot brong,” tuturnya.

Sehingga, Slamet menambahkan, program Jumat Curhat sampai sekarang masih tetap berlangsung. Dengan komando dan pengawas langsung darinya selaku Kepala Tim Posko Presisi Polri.

“Ya, dipastikan berjalan dikarenakan jajaran Polda, Polres dan Polsek setiap minggunya mengirimkan laporan ke Posko Presisi serta dilakukan anev secara berkala,” kata dia.

Selain itu program Jumat Curhat juga tengah diperkuat agar bisa melayani masyarakat lebih baik lagi. Salah satunya dengan membuka ruang baru komunikasi melalui pemanfaatan media sosial dalam bentuk Jumat Curhat Online.

“Selain itu kami juga terus memperkuat sosialisasi program jumat curhat pada level Polda, Polres dan Polsek dengan harapan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini dapat ditingkatkan,” tuturnya.

Sebelumnya, disebut bila Presiden Joko Widodo telah memberikan apresiasi atas program Jumat Curhat yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

“Ini diatensi sekali dan mendapatkan banyak apresiasi bahkan bapak Presiden memanggil langsung Bapak Kapolri untuk memberikan apresiasi ini dan dilanjutkan perintah presiden dan ini kita lanjutkan di 2023 ini,” ujar Wakaposko Presisi Polri Kombes Pol Indarto di acara diskusi publik, pada Selasa (31/1) lalu.

Indarto menjelaskan, awalnya program Jumat Curhat dilaksanakan oleh salah satu polres dan berjalan dengan baik dan efektif. Lalu, telah diadopsi oleh Polri sehingga semua Kapolda dan Kapolres diharuskan melaksanakan Jumat Curhat.

“Jumat curhat ini lama sebenarnya, di tingkat daerah beda-beda namanya. Intinya kita memaksa Kasatwil, Kapolda, Kapolres untuk menyiapkan waktu bertemu langsung masyarakat secara informal dan menampung semua keluhan masukan dan kritik untuk perbaikan kita,” katanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.