Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Berita Korupsi Pesawat Mirage Qatar, Yusril : Hoax Terbesar! Ini Pembusukan Politik

×

Berita Korupsi Pesawat Mirage Qatar, Yusril : Hoax Terbesar! Ini Pembusukan Politik

Sebarkan artikel ini
Berita Korupsi Pesawat Mirage Qatar, Yusril : Hoax Terbesar! Ini Pembusukan Politik
Yusril Ihza Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara.

Koma.id – Dugaan korupsi pembelian pesawat tempur Mirage Qatar sebagaimana diberitakan Meta Nex berjudul ‘Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation’ adalah kebohongan.

“Berita tersebut adalah hoax terbesar yang dilakukan media asing jelang pencoblosan tanggal 14 Februari. Berita hoax tersebut adalah sebuah pembusukan politik,” tegas Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, Jumat (9/2).

Silakan gulirkan ke bawah
Baca juga:
Menhan Sjafrie: Masyarakat Harus Gotong Royong Tangani Karhutla, Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah

Yusril mengatakan, pemerintah Qatar memang ingin pembelian pesawat bekas tersebut dilakukan secara tunai.Namun Indonesia ingin membelinya dengan cara utang. Atas dasar itu, Indonesia menggunakan agen perusahaan dari Republik Czech.

Namun karena keterbatasan anggaran, pembelian dengan cara utang akhirnya batal dilaksanakan.

“Jika tuduhan tersebut benar, maka pihak pertama yang diinvestigasi adalah pihak Qatar dan agen perusahaan dari Republik Czech. Tetapi hal itu tidak terjadi,” jelas Yusril.

Selain itu, Yusril juga menyoroti kredibilitas media massa yang mempublikasikan artikel tersebut.

“Penulis berita Jhon William dan media yang memberitakanna bukanlah media mainstrem yang kredrebilitas pemberitaannya dapat dipercaya. Pemberitaan dari media mainstream di luar negeri ternyata tidak ada,” tambah Yusril.

Yusril Nilai Gerakan Petisi 100 Dorong Pemakzulan Presiden Jokowi Inkonstitusional
Maka dari itu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengimbau masyarakat Indonesia tidak gampang percaya berita yang sumbernya tidak kredibel. Ia pun meminta semua pihak tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan pemberitaan miring bermuatan politik.

“Tingkat elektabilitas Prabowo-Gibran kini begitu tinggi, pasangan ini diprediksi akan menang. Karena itu, pembusukan politik mulai diembuskan untuk merusak kredibilitas Prabowo,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.