Koma.id– Kasus penyanderaan empat pekerja proyek Base Transceiver Station (BTS) PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan menimbulkan perbedaan pendapat. Baik antara Satgas Damai Cartenz dan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Perbedaan ini terkait dengan dalang di balik penyanderaan dan motif yang mendasarinya.
Teranyar Satgas Humas Damai Cartenz, memastikan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Ananias Mimin merupakan dalang di balik penyanderaan tersebut. Ananias Mimin, masuk dalam Daftar Pencarian Orang.
Kemudian semua pelaku penyanderaan adalah anggota KKB yang beroperasi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Bahkan para korban dibacok dan disandera oleh kelompok tersebut.
“Kami menemukan fakta lain seperti yang disampaikan Kaops Damai Cartenz kalau mereka dibacok dan disandera oleh KKB berdasarkan foto DPO yang kami tunjukan kepada para korban,” kata Donny Senin (22/ 5/2023).
Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, empat pekerja proyek BTS bukanlah disandera oleh KKB Papua, melainkan masalah tersebut berkaitan dengan utang yang belum terbayar.
Perbedaan pandangan ini menimbulkan keraguan dan kebingungan di kalangan masyarakat. Pasalnya ada fakta yang berbeda disampaikan oleh Satgas Damai Cartenz.














