Koma.id – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) kembali mengonsolidasikan massa untuk menggelar aksi reuni pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang demonstrasi besar yang berlangsung pada 13 Agustus 2025.
Aksi kali ini mengusung tema “Menolak Lupa Penguasa Arogan”. Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan sejumlah aktivis dari berbagai daerah telah menyatakan akan menghadiri kegiatan tersebut.
Menurut Supriyono, aktivis dari Yogyakarta, Surabaya, Bogor, hingga kelompok yang sebelumnya terlibat dalam aksi pencabutan pagar laut akan hadir dalam reuni tersebut.
Gempa Susulan di NTT Capai 7.492 Kejadian
“Ini bukan sekadar reuni atau nostalgia. Kami ingin mengingat kembali perjuangan masyarakat Pati sekaligus menyampaikan aspirasi yang sampai sekarang belum selesai,” kata Supriyono.
Aksi dijadwalkan berlangsung setelah salat zuhur. Selain mengenang aksi pada tahun sebelumnya, AMPB akan membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan DPR.
ZERO CURANMOR & ZERO WASTE! Bang Jali Bongkar Pilar 3 dan 4 di Hadapan Juri Jakarta Innovation Award
Salah satu tuntutan utama adalah meminta DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. AMPB juga mendorong penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi.
Supriyono mengatakan tuntutan tersebut menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang ingin disampaikan melalui aksi massa.
AMPB juga menyoroti apa yang mereka sebut sebagai bentuk pengkhianatan DPR terhadap rakyat. Karena itu, masyarakat diajak untuk menyampaikan aspirasi secara langsung melalui aksi tersebut.
Meski demikian, Supriyono mengimbau seluruh peserta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Massa diminta tidak melakukan tindakan anarkistis serta tidak mudah terprovokasi.
“Yang penting aksi berjalan tertib, tidak anarkis dan jangan mudah terprovokasi,” ujarnya.
Dalam reuni tersebut, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan, termasuk aksi teatrikal dan spontanitas massa. Kegiatan tersebut dirancang untuk menggambarkan kembali suasana perjuangan masyarakat dalam aksi pada tahun sebelumnya.
Aksi 13 Agustus 2026 sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi kelompok-kelompok masyarakat yang sebelumnya terlibat dalam demonstrasi besar di Pati pada 13 Agustus 2025.
Demonstrasi tahun lalu disebut diikuti puluhan ribu orang dan menjadi salah satu aksi massa terbesar yang berlangsung di Pati. Melalui reuni tersebut, AMPB ingin mempertahankan semangat gerakan sekaligus kembali menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian.














