Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

PWJ Desak Pemerintah Cepat Turun Tangan Bebaskan WNI dan 4 Jurnalis Yang Ditangkap Militer Israel

Views
×

PWJ Desak Pemerintah Cepat Turun Tangan Bebaskan WNI dan 4 Jurnalis Yang Ditangkap Militer Israel

Sebarkan artikel ini
Suaana Kapal Global Sumud Flotilla
Suasana mencekam di kapal Global Sumud Flotilla.

KOMA.ID, JAKARTA – Ketua Forum Wartawan Jakarta (PWJ), Zul Sikumbang mendesak pemerintah RI untuk segera membebaskan 9 orang Warga Negara Indonesia, 4 di antaranya adalah jurnalis yang dihadang dan ditangkap oleh militer Israel (IDF) saat melakukan pelayaran kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) pada misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 ke Gaza, Palestina.

“PWJ mendesak agar pemerintah Indonesia untuk segera membebaskan WNI yang ditangkap oleh militer Zionis Israel, termasuk 4 orang jurnalis yang bertugas untuk meliput kegiatan GPCI,” kata Zul Sikumbang dalam rilisnya, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Ia menambahkan, tindakan militer Zionis Israel tersebut sudah diluar perikemanusiaan.

“Tindakan militer Zionis Israel tidak bisa dibiarkan. Pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Prabowo Subianto harus segera bertindak cepat untuk membebaskan WNI dan para jurnalis yang meliput kegiatan tersebut,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace (BoP) bersama Israel diharapkan bisa melakukan lobi terhadap Israel untuk membebaskan WNI dan para jurnalis tersebut.

“Presiden Prabowo Subianto tentu punya kesempatan melakukan lobi melalui BoP kepada Israel,” kata Zul Sikumbang.

Sebagaimana diketahui, militer Israel (IDF) menghadang dan menangkap 9 WNI yang melakukan pelayaran kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) pada misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 ke Gaza, Palestina.

Dari poster yang dikutip akun Instagram Chiki dan diunggah ulang akun GPCI, mereka yang dihadang dan ditangkap adalah: Thoudy Badai (Jurnalis Republika), Hendro Prasetyo (Aktivis Kemanusiaan), Andre Prasetyo (Jurnalis Tempo), Andi Angga (Aktivis Kemanusiaan), Ronggo Wirasanu (Aktivis Kemanusiaan), Herman Budianto (Aktivis Kemanusiaan), As’ad Aras (Aktivis Kemanusiaan), dan Rahendro Herubowo (Jurnalis GPCI), dan Bambang Nuryono (Jurnalis Republika).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.