KOMA.ID, SUMUT – Kepala Satuan Tugas Wilayah Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Kasatgaswil Densus 88 AT) Sumatera Utara, Kombes Pol. Didik Novi Rahmanto, merasa gembira dan bersyukur atas kekompakan dan soliditas para eks narapidana terorisme (napiter).
Di mana mereka saat ini tergabung dalam paguyuban Sobat Damai, sebagai bagian dari langkah nyata untuk memembuat para eks napiter tersebut dapat membaur dengan masyarakat dan bisa kembali ke kehidupan normal lagi.
“Penting bagi kita untuk konsisten dalam menjaga komitmen perdamaian,” kata Kombes Pol Didik dalam acara buka puasa bersama di Prosphere Coffe, Medan Sunggal, Kota Medan, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan buka puasa bersama Sobat Damai Sumut bertemakan “Merawat Ukhuwah Menuju Damai Sejahtera” itu terselenggara berkat kerjasama antara Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, Direktorat Intelijen Polda Sumut dan Kesbagpol Provinsi Sumatera Utara.
Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, hadir sebanyak 72 Sobat Damai Sumut beserta keluarga mereka masing-masing.
Tujuan utama dari acara sederhana tersebut memang kemas sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi. Bagaimana antar stakeholders berusaha untuk merajut kembali ikatan persaudaraan antar sesama anggota dan simpatisan Sobat Damai Sumut.
Selain itu, acara tersebut juga menjadi ajang untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan 1447 H.
Dalam kesempatan itu pula, Kombes Pol Didik pun mengimbau kepada para anggota Sobat Damai untuk tetap istiqomah di jalan damai, menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta turut berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan kondusivitas di tengah masyarakat.
“Ini adalah harapan kita bersama, agar situasi Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat luas untuk dapat menerima keberadaan Sobat Damai eks napiter di lingkungan masing-masing, serta melibatkan mereka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial, sehingga para eks napiter dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan produktif,” tuturnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu perwakilan Sobat Damai, Ustadz Fathudin, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.
Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak besar dalam membangun rasa kebersamaan serta memperkuat keterikatan para eks napiter terhadap daerahnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dalam berbagai kesempatan, sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap Sumatera Utara dan semangat untuk bersama-sama menjaga perdamaian, dan memajukan Sumatera Utara,” ungkapnya.
Ia juga berharap keterlibatan tidak hanya datang dari aparat kepolisian dan Kesbangpol, akaj tetapi juga dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara lebih luas.
“Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan proses pembinaan dan pendampingan terhadap eks napiter dapat berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan,” pungkasnya.













