Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Presiden Prabowo: Kekalahan di Aceh dan Sumbar, MBG Tetap Digulirkan

Views
×

Presiden Prabowo: Kekalahan di Aceh dan Sumbar, MBG Tetap Digulirkan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo: Kekalahan di Aceh dan Sumbar, MBG Tetap Digulirkan
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Koma.id / Andry Novelino)

Koma.id Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di wilayah yang tidak memberikan kemenangan kepadanya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu disampaikan Prabowo saat menyinggung kekalahannya di Aceh dan Sumatera Barat dalam kontestasi Pilpres lalu.

Presiden Prabowo menyatakan, meskipun tidak memperoleh suara mayoritas di dua provinsi tersebut, pemerintah tetap menjalankan seluruh program unggulan secara merata. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Barat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Sebagai presiden, saya adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Saya bekerja untuk semua rakyat, tanpa kecuali,” kata Presiden Prabowo.

MBG Tetap Dilaksanakan di Daerah Basis Oposisi

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekalahan elektoral tidak menjadi dasar dalam penentuan kebijakan pembangunan. Menurutnya, seluruh warga negara memiliki hak yang sama untuk merasakan manfaat program pemerintah.

Ia secara khusus menyebut pelaksanaan MBG di Sumatera Barat, meskipun pada Pilpres 2024 dirinya kalah suara dari pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar di provinsi tersebut.

“Program makan bergizi tetap berjalan di Sumatera Barat, meskipun saya kalah suara di sana,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan sikap Presiden Prabowo yang ingin menjauhkan kebijakan negara dari kepentingan politik elektoral.

Rekap Hasil Pilpres 2024

Dalam Pilpres 2024, pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka memenangkan suara mayoritas di 36 dari 38 provinsi di Indonesia. Dua provinsi yang tidak dimenangkan pasangan tersebut adalah Aceh dan Sumatera Barat, yang menjadi basis kemenangan pasangan Anies–Muhaimin.

Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setelah resmi menjabat sebagai presiden, seluruh dinamika kompetisi politik telah berakhir. Fokus pemerintah, kata dia, kini sepenuhnya diarahkan pada kerja-kerja pemerintahan dan pemenuhan janji kampanye.

Klaim Presiden untuk Semua Golongan

Presiden Prabowo kembali menekankan posisinya sebagai kepala negara yang harus berdiri di atas seluruh golongan. Ia menyatakan tidak membeda-bedakan daerah maupun kelompok masyarakat berdasarkan pilihan politik pada masa pemilu.

Menurut Presiden Prabowo, prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan, termasuk dalam pelaksanaan program-program strategis yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.