Koma.id– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerjunkan tim gabungan untuk menyelidiki tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kapolri berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan rencana rapat bersama akan digelar untuk menindaklanjuti penyelidikan serta pendalaman peristiwa ini. Ia menegaskan penegakan hukum akan dilakukan jika ditemukan pelanggaran terkait asal muasal kayu gelondongan tersebut.
“Kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan dan besok kami akan rapat bersama untuk menurunkan tim gabungan untuk melakukan proses penyelidikan, pendalaman terkait peristiwa yang terjadi,” kata Sigit
Tumpukan kayu gelondongan ini terlihat di berbagai lokasi, termasuk muara dan bibir Pantai Parkit di Kota Padang, serta wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga di Sumatera Utara. Selain kayu, berbagai sampah ikut terbawa arus banjir.
Di Aceh, banjir bandang tidak hanya menimbulkan kerusakan material, tetapi juga menyebabkan kematian seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, yang kepala dan tubuhnya tertimbun material banjir.












