Koma.id– Sebanyak 23 orang terluka dalam kerusuhan yang melanda Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Senin (18/9). Insiden yang diduga dipicu oleh ujaran kebencian dan rasisme antar pelajar sehingga mengakibatkan puluhan bangunan dan fasilitas umum dibakar massa.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi bahwa dari total korban luka-luka, lima di antaranya adalah personel TNI dan Polri yang sedang bertugas melakukan pengamanan.
Kerusuhan juga mengakibatkan lebih dari sepuluh bangunan, termasuk lima rumah dinas polisi dan satu mess perwira Polres Yalimo, dilaporkan hangus dibakar oleh massa yang tidak terkendali.
Merespons insiden ini, tokoh adat Elelim, Musa Yare menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu provokatif yang dapat memecah belah. Ia menekankan solidaritas dan persatuan sebagai kunci utama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua.







