Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
EntertainmentKesehatan

Urtikaria: Mengenal Biduran, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Views
×

Urtikaria: Mengenal Biduran, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sebarkan artikel ini
Urtikaria
Penyakit kulit urtikaria alias biduran.

KOMA.ID, JAKARTA – Pernahkah Anda tiba-tiba mengalami bentol-bentol kemerahan di kulit yang terasa sangat gatal? Kondisi ini dikenal sebagai urtikaria atau yang lebih populer disebut biduran.

Meski sering dianggap sebagai gangguan kulit ringan, urtikaria dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan. Pada beberapa kasus tertentu, kondisi ini bahkan bisa menjadi tanda reaksi alergi serius yang membutuhkan penanganan medis segera.

Silakan gulirkan ke bawah

Apa Itu Urtikaria?

Urtikaria adalah reaksi pada kulit yang ditandai dengan munculnya bentol atau ruam kemerahan yang terasa gatal. Bentol tersebut dapat muncul di satu area tubuh atau menyebar ke berbagai bagian tubuh.
Ciri khas urtikaria adalah bentol yang dapat berubah ukuran, bentuk, dan lokasi dalam waktu singkat. Misalnya, bentol yang muncul di lengan dapat menghilang dalam beberapa jam, lalu muncul kembali di area tubuh yang berbeda.

Kondisi ini terjadi akibat pelepasan zat kimia bernama histamin oleh tubuh. Histamin menyebabkan pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar dan mengeluarkan cairan, sehingga timbul bentol serta rasa gatal.

Penyebab Urtikaria

Penyebab urtikaria sangat beragam. Pada sebagian orang, pemicunya dapat diketahui dengan jelas, sementara pada sebagian lainnya penyebabnya sulit ditemukan.

Beberapa faktor yang sering memicu urtikaria antara lain:

1. Reaksi Alergi

Alergi merupakan salah satu penyebab paling umum. Pemicunya bisa berupa:

  • Makanan laut (udang, kepiting, cumi-cumi)
  • Telur
  • Susu
  • Kacang-kacangan
  • Buah tertentu
  • Obat-obatan tertentu

2. Infeksi

Beberapa infeksi virus, bakteri, maupun parasit dapat memicu munculnya urtikaria.

3. Faktor Lingkungan

Paparan faktor fisik tertentu juga dapat menyebabkan biduran, seperti:

  • Udara dingin
  • Cuaca panas
  • Paparan sinar matahari
  • Keringat berlebih
  • Tekanan pada kulit
  • Getaran atau gesekan

4. Stres

Stres emosional tidak secara langsung menyebabkan urtikaria, tetapi dapat memperburuk gejala atau memicu kekambuhan pada orang yang rentan.

Gejala Urtikaria

Gejala utama urtikaria meliputi:

  • Bentol merah atau putih yang menonjol di permukaan kulit
  • Rasa gatal yang dapat ringan hingga sangat mengganggu
  • Bentol yang berubah ukuran dan lokasi
  • Kulit terasa panas atau perih pada sebagian kasus

Bentol dapat bertahan selama beberapa menit hingga beberapa jam sebelum menghilang.

Urtikaria Akut dan Kronis

Secara umum, urtikaria dibagi menjadi dua jenis:

  • Urtikaria Akut
  • Berlangsung kurang dari 6 minggu
  • Biasanya disebabkan oleh alergi, infeksi, atau faktor pemicu tertentu
  • Merupakan bentuk yang paling sering ditemukan
  • Urtikaria Kronis
  • Berlangsung lebih dari 6 minggu
  • Gejala dapat muncul dan hilang berulang kali
  • Sering kali penyebabnya tidak diketahui secara pasti

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar kasus urtikaria tidak berbahaya. Namun, segera cari pertolongan medis jika muncul gejala berikut:

  • Sesak napas
  • Pembengkakan bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Sulit menelan
  • Pusing berat atau pingsan
  • Detak jantung sangat cepat

Gejala tersebut dapat menandakan reaksi alergi berat atau anafilaksis, yang merupakan kondisi darurat medis.

Cara Mengatasi Urtikaria

Penanganan urtikaria bertujuan mengurangi gejala dan menghindari faktor pemicu.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

Hindari Pemicu

Jika penyebabnya diketahui, hindari makanan, obat, atau faktor lain yang memicu gejala.

Gunakan Obat Antihistamin

Antihistamin merupakan obat yang paling sering digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan bentol akibat urtikaria. Penggunaannya sebaiknya sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kompres Dingin

Kompres dingin dapat membantu meredakan rasa gatal dan mengurangi ketidaknyamanan pada kulit.

Hindari Menggaruk

Menggaruk dapat memperparah iritasi kulit dan meningkatkan risiko infeksi.

Kelola Stres

Relaksasi, olahraga ringan, dan tidur yang cukup dapat membantu mengurangi kekambuhan pada sebagian penderita.

Bisakah Urtikaria Dicegah?

Tidak semua kasus urtikaria dapat dicegah. Namun, risiko kekambuhan dapat dikurangi dengan:

  • Mengenali dan menghindari pemicu
  • Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter
  • Menjaga pola hidup sehat
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menghindari paparan suhu ekstrem jika sensitif terhadap panas atau dingin

Kesimpulan

Urtikaria atau biduran merupakan kondisi kulit yang cukup umum dan ditandai dengan munculnya bentol-bentol gatal pada kulit. Penyebabnya beragam, mulai dari alergi, infeksi, faktor lingkungan, hingga stres.

Sebagian besar kasus dapat membaik dengan sendirinya atau melalui pengobatan sederhana. Namun, jika biduran disertai pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas, atau berlangsung berkepanjangan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Memahami penyebab dan cara mengelola urtikaria dapat membantu mencegah kekambuhan serta menjaga kualitas hidup tetap optimal.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.