Koma.id, JAKARTA – Peneliti Themis Indonesia Feri Amsari mengatakan, pihaknya juga menemukan dugaan keterlibatan institusi Polri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Dia menyebutkan, temuan itu sama dengan PDI-P yang menggunakan istilah partai coklat atau parcok untuk keterlibatan polisi dalam memenangkan calon kepala daerah tertentu.
Meski begitu, ia mengatakan, fenomena keterlibatan oknum polisi dalam politik praktis sebenarnya sudah disampaikan koalisi masyarakat sipil bahkan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal sama disampaikan calon Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah mengklaim dapat laporan dari masyarakat soal keterlibatan partai coklat alias ‘parcok’ di Pilkada Jatim 2024.
Parcok merupakan istilah yang merujuk pada institusi kepolisian. Luluk mengklaim laporan soal keterlibatan parcok terutama berkaitan dengan Pilkada Jawa Timur di tingkat kabupaten.











