Koma.id– Program layanan pengaduan masyarakat “Lapor Mas Wapres” yang digagas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini mendapat sorotan tajam dari publik. Meski bertujuan untuk memperkuat hubungan langsung antara masyarakat dan pemerintah, kenyataannya program ini tidak berjalan sesuai harapan.
Para netizen melontarkan keluhan di media sosial, mengungkapkan masalah teknis seperti pesan yang tidak terkirim pada layanan WhatsApp yang digunakan. Tanda centang satu pada aplikasi tersebut mengindikasikan bahwa pesan mereka tidak diterima. Lebih mengejutkan lagi, alih-alih melaporkan keluhan terkait pelayanan publik, sejumlah netizen justru menggunakan layanan ini untuk melaporkan akun media sosial, seperti akun “Fufufafa.”
Dari hasil pantauan, beberapa netizen bahkan membagikan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menunjukkan mereka melaporkan akun tersebut. Program yang awalnya dirancang untuk menjadi saluran komunikasi efektif antara pemerintah dan rakyat kini justru menjadi bahan candaan di kalangan masyarakat.
Namun, meskipun program ini menuai kritik, pihak terkait tetap mengklarifikasi bahwa upaya perbaikan terus dilakukan untuk memastikan layanan ini berjalan optimal.







