Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ganjar Sesalkan Muncul Hoaks Relawannya Tewas Dikeroyok Oknum TNI : Jika Salah Harusnya Diproses Saja, Jangan Dipukuli

Views
×

Ganjar Sesalkan Muncul Hoaks Relawannya Tewas Dikeroyok Oknum TNI : Jika Salah Harusnya Diproses Saja, Jangan Dipukuli

Sebarkan artikel ini
Ganjar Sesalkan Muncul Hoaks Relawannya Tewas Dikeroyok Oknum TNI : Jika Salah Harusnya Diproses Saja, Jangan Dipukuli

Koma.id – Capres Ganjar Pranowo memastikan tidak ada relawannya yang tewas akibat dikeroyok onum TNI di Boyolali, Jawa Tengah.

Sebelumnya sempat dikabarkan ada relawan Ganjar yang tewas karena dikeroyok oknum TNI dan itu terjadi setelah penganiayaan.

Silakan gulirkan ke bawah

Namun Ganjar menyesalkan relawannya dihajar. Sebab, seharusnya jika ada kesalahan ditegur dengan cara yang baik, tanpa kekerasan.

“Yo ojo ngono (konvoi motor), mungkin itu yang bikin emosi orang lain. Meskipun tentu saja caranya harus diproses saja tidak apa-apa. Tapi jangan dipukuli,” kata Ganjar di Ponpes An Nawawi Berjan, di Purworejo, Jawa Tengah, Minggu, 31 Desember 2023.

Sekali lagi, Ganjar memastikan dari 7 korban, tidak ada yang tewas sebagaimana dihebohkan media sosial.

Tetapi ia memastikan beberapa korban masih dirawat intensif di rumah sakit sekaligus fitnah ada orang yang meninggal dunia.

“Tadi fitnahnya pagi-pagi satu orang meninggal, saya tanya ada yang meninggal? Tidak. Nah jadi hoaks lagi,” ujarnya.

Kabar ini sebelumnya sudah ditanggapi Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis.

Ia sempat menyebut, adanya satu relawan pendukung Ganjar-Mahfud yang meninggal dunia. Namun kini diklarifikasi oleh Ganjar.

“Tidak ada yang meninggal, tapi masih ada dua di Rumah Sakit. Nanti mau saya tengok,” ujar dia.

Dengan kejadian ini Ganjar mengajak semua orang untuk menjalankan pesta demokrasi dengan penuh kedamaian.

Pemilu dan Pilpres hanya bisa dijalankan dengan situasi dan kondisi Indonesia aman tentram sehingga pembangunan berjalan.

“Kemudian kalau kondusivitas itu ada, rakyat kita yang di luar negeri juga melihat Indonesia-nya ayem tentrem, nanti yang lain pun ingin datang ke Indonesia. Juga senang ayem tentrem, ini yang perlu kita sampaikan,” jelasnya.

Peristiwa pengeroyokan relawan Ganjar-Mahfud viral di media sosial yang terjadi pada Sabtu, 30 Desember 2023.

Dalam video beredar, hoaks memberikan narasi relawan itu baru selesai mengikuti acara di Boyolali.

Mereka kemudian dicegat oknum TNI yang diduga dari Batalyon 408 sehingga belakangan dikabarkan satu relawan tewas dan sisanya dirawat.

Beberapa pemberitaan menyebut para pemotor tersebut diberhentikan oknum TNI karena memakai knalpot racing yang lewat di depan Batalyon tersebut

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.