Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaPolitik

Istana Tanggapi Upaya Gulingkan Prabowo

Views
×

Istana Tanggapi Upaya Gulingkan Prabowo

Sebarkan artikel ini
Bakom Qodari
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom), Muhammad Qodari. (Foto / Istimewa)

Koma.id Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, yang menyebut adanya potensi eskalasi politik untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Qodari menegaskan bahwa klaim tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan dan meminta masyarakat berpegang pada fakta yang dapat diverifikasi. Ia juga menilai prediksi Noel mengenai kemungkinan banyak pejabat pemerintah ditangkap aparat penegak hukum merupakan ranah penegak hukum dan tidak bisa disampaikan seolah-olah sebagai sesuatu yang pasti akan terjadi.

Silakan gulirkan ke bawah

“Ditangkap itu urusan penegak hukum, tidak bisa dia sampaikan seolah-olah seperti ini,” kata Qodari, Jumat (5/6/2026).

Menurut Qodari, pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi dan politik nasional, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang disebut Noel sebagai salah satu indikator potensi gejolak sosial. Ia menyebut Presiden Prabowo, Menteri Keuangan, dan Gubernur Bank Indonesia secara rutin melakukan evaluasi untuk menjaga stabilitas ekonomi.

“Bapak Presiden selalu evaluasi. Apakah ada rapat, evaluasi jalan terus,” ucap mantan Kepala Staf Kepresidenan itu.

Sebelumnya, Noel yang baru divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi menyatakan bahwa konsolidasi kelompok sipil, mahasiswa, dan buruh berpotensi memicu “Reformasi 98 jilid dua” jika ada pemicu tertentu. Noel juga menyarankan Prabowo mempererat hubungan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta Rizieq Shihab yang menurutnya merupakan pihak yang loyal dan strategis bagi pemerintahan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.