Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Jalan Ambles di Lenteng Agung Jaksel Diduga Beton Bawah Tanah Keropos

Views
×

Jalan Ambles di Lenteng Agung Jaksel Diduga Beton Bawah Tanah Keropos

Sebarkan artikel ini
La Ambles
Jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan ambles sedalam 3 meter akibatkan arus lalu lintas menuju Depok hanya dapat dilalui satu lajur. (Foto / Istimewa)

Koma.id Ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengalami ambles pada Kamis (28/5/2026). Peristiwa tersebut diduga ambles akibat struktur hong (beton bawah tanah) yang sudah keropos termakan usia.

Jalan yang ambles berada di dekat kawasan rel kereta api dan sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta Selatan menuju Depok. Petugas langsung memasang pembatas jalan untuk mencegah kendaraan melintas di titik ambles tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Sartono mengatakan, di bawah jalan tersebut terdapat crossing hong berukuran sekitar 3 meter. Namun, kondisinya diduga sudah rapuh karena faktor usia.

“Ternyata penyebabnya itu ada crossing dengan hong ukuran 3 meter kurang lebih ya. Tapi mungkin sudah usia, makanya keropos,” kata Sartono ditemui di lokasi, Jumat (29/5/2026).

Akibat kondisi itu, aspal beserta tanah di bawahnya luruh dan menyebabkan jalan ambles. Meski demikian, Sartono memastikan longsoran tersebut tidak menghambat aliran air yang menghubungkan saluran penghubung (PHB) Universitas Indonesia dengan Kalibata Ciliwung.

Karena itu, petugas menurunkan alat berat ekskavator untuk mengangkut puing aspal dan tanah yang menutup sebagian saluran. “Dari sepertiga hong itu mungkin jatuh, tapi tidak sampai menahan air. Air tetep lancar, tapi sepertiganya keurug tanah. Ini akan dibersihkan sementara,” ujar dia

Setelah proses pembersihan selesai, petugas dari pihak ketiga akan memasang gorong-gorong kotak (box culvert) setinggi 2 meter sebelum dilanjutkan dengan perbaikan jalan.

Adapun jalan tersebut ambles pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Lubang yang terbentuk memiliki panjang sekitar 16 meter, diameter 3 meter, dan kedalaman 3 meter.

Hingga Jumat siang, arus lalu lintas menuju Depok hanya dapat dilalui satu lajur.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.