Koma.id | Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengerahkan 786 personel untuk mengamankan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumut. Langkah ini diambil menyusul kelangkaan BBM yang terjadi di 325 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Dwi Tunggal Jaladri, menjelaskan bahwa pihaknya melibatkan sebanyak 786 personel untuk melakukan pengamanan di ratusan SPBU.
“Kami melibatkan 786 personel untuk pengamanan selama 24 jam secara bergantian di 325 SPBU,” ujar Dwi di Medan, Kamis (16/07)
Karoops Polda Sumut menambahkan, pengerahan personel dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tersalurkan dengan lancar dan tidak terjadi gangguan di lapangan.
Personel kepolisian ditempatkan di seluruh SPBU yang mengalami kelangkaan, dengan fokus pada pengawasan distribusi dan pencegahan praktik penimbunan. Polda Sumut juga berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran pasokan.
Selain pengamanan, aparat diminta melakukan patroli rutin di jalur distribusi BBM. Hal ini untuk mengantisipasi adanya hambatan logistik maupun potensi penyalahgunaan distribusi.
“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang bermain-main dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Karoops.
Dengan langkah ini, Polda Sumut berharap kelangkaan BBM di 325 SPBU dapat segera teratasi dan pasokan kembali normal.








