Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Tongkol Jagung Jadi Briket, Presiden Puji Terobosan Energi dan Pangan Polri

Views
×

Tongkol Jagung Jadi Briket, Presiden Puji Terobosan Energi dan Pangan Polri

Sebarkan artikel ini
8af28efc 5726 44ff B845 Bea8f2212364 11zon

Koma.id, Tuban – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi kepada Polri atas berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dianggap mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah krisis global.

Apresiasi ini disampaikan Presiden dalam acara ground breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya gembira, bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung. Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi, luar biasa,” ucap Presiden Prabowo, Sabtu (16/5/2026).

Presiden menilai pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang sebagai terobosan besar yang menunjukkan kreativitas dan inovasi sumber daya manusia Indonesia. Ia menekankan pentingnya keberanian putra-putri bangsa dalam mencari ilmu serta bekerja sama dengan rakyat, kampus, insinyur, dan sarjana.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” jelasnya.

Selain briket arang, Presiden juga menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pupuk impor dan memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan yang bagus,” tegas Prabowo.

Presiden berharap inovasi ini dapat didistribusikan luas melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.