Koma.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 di tengah dinamika energi global.
Bahlil menyampaikan bahwa sesuai regulasi yang berlaku, khususnya aturan kementerian tahun 2022, harga energi untuk konsumsi industri mengikuti mekanisme pasar.
Ia menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan harga serta berkomunikasi dengan pihak swasta terkait penyesuaian harga BBM di dalam negeri.
Selain itu, Bahlil juga mengungkapkan bahwa impor minyak mentah dari Rusia akan segera masuk ke Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Namun, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai kilang yang akan mengolah minyak impor tersebut.
Bahlil menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat dan industri, mulai dari solar hingga bensin dengan berbagai tingkat oktan.
Menurutnya, kondisi geopolitik global saat ini mengharuskan pemerintah mengambil langkah strategis untuk mengamankan pasokan energi sekaligus menyiapkan kebijakan lanjutan di sektor energi.













