Koma.id | Jakarta – Malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Banten. Agnes Aditya Rahajeng resmi dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026, sekaligus mencatatkan kemenangan perdana bagi wakil Banten sepanjang sejarah ajang bergengsi.
Agnes berhasil menyisihkan puluhan finalis dari berbagai provinsi setelah melewati rangkaian penilaian ketat. Pada babak penentuan, ia bersaing dengan finalis asal Bali, Veronica Titisari Kosasieputri, yang kemudian meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026. Posisi Runner-up 2 atau Puteri Indonesia Pariwisata 2026 diraih Karina Moudy Widodo dari DKI Jakarta, sementara gelar Puteri Indonesia Pendidikan 2026 disandang Gisela Belicia Alma Tessalonica.
Alissa Wahid Bantah PBNU Punya Dapur MBG
Dalam sesi tanya jawab final, Agnes ditanya mengenai pilihan antara beasiswa luar negeri atau merawat orang tua yang sakit. Dengan tegas ia memilih keluarga.
“Kesempatan bisa datang kembali, tetapi waktu bersama orang tua tidak akan tergantikan. Saya memilih ibu saya,” ujarnya.
Jawaban tersebut dinilai dewan juri mencerminkan kedewasaan emosional dan ketulusan nilai kemanusiaan, menjadi faktor kunci yang mengantarkannya meraih mahkota Borobudur Merah.
Agnes, lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan, dikenal aktif sebagai kreator konten dan penggerak advokasi fesyen berkelanjutan melalui inisiatif Rahajeng Closet: From Excess to Empowerment. Gerakan ini berfokus pada pengurangan limbah pakaian lewat sistem donasi dan pemberdayaan perempuan.
Sebagai Puteri Indonesia 2026, Agnes akan mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational di Polandia. Ia menerima tongkat estafet dari Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta.
Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Dari Indonesia untuk Dunia”, menekankan peran perempuan dalam inovasi, pemberdayaan, serta kontribusi terhadap perdamaian global dan keberlanjutan lingkungan.
Agnes Aditya Rahajeng bukan hanya mencatat sejarah bagi Banten, tetapi juga menghadirkan inspirasi baru bagi generasi muda Indonesia: bahwa keberanian, kepedulian, dan komitmen terhadap nilai kemanusiaan dapat mengantarkan seseorang meraih panggung tertinggi.








