Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Boni Hargens Apresiasi Gerak Cepat Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras

Views
×

Boni Hargens Apresiasi Gerak Cepat Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras

Sebarkan artikel ini
Sikap Kenegarawanan Kapolri: Menjaga Fondasi Demokrasi Indonesia

Koma.id Analis politik Boni Hargens, mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus.

Boni juga menyoroti langkah Listyo Sigit Prabowo yang membentuk posko pengaduan khusus terkait kasus ini. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai terobosan strategis yang memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses penegakan hukum.

Silakan gulirkan ke bawah

“Ketika negara, dalam hal ini melalui institusi Polri, merespons dengan cepat, transparan, dan melibatkan masyarakat, pesan yang tersampaikan sangat kuat bahwa aktivisme bukan ancaman, melainkan bagian tak terpisahkan dari kehidupan demokratik yang sehat,” kata Boni.

Menurut Boni peristiwa penyiraman air keras tidak hanya sebagai tindak kriminal biasa, tetapi telah mengguncang tatanan sosial dan memicu kekhawatiran luas di kalangan pegiat hak asasi manusia.
Bahkan serangan terhadap aktivis KontraS menjadi sinyal bahaya bagi keberanian para pembela HAM.

“Serangan terhadap aktivis hak asasi manusia bukan sekadar tindak pidana biasa ini merupakan ancaman langsung terhadap kebebasan demokratik dan ekosistem sipil yang sehat di Indonesia,” tuturnya.

Diketahui jajaran Polri bekerja dengan cepat dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Bahkan hingga mampu mengidentifikasi wajah dan inisial pelaku.

Sementara itu Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi menangkap empat oknum anggota Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Keempat pelaku diketahui berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). Para pelaku yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES kini diamankan di Pom TNI untuk pemeriksaan intensif.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.