Koma.id– Direktur Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti, menyoroti kemunculan nama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam bursa calon presiden 2029. Ray mengingatkan bahwa dinamika tersebut berpotensi mengulang tragedi politik 2004, ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu menjabat sebagai menteri di kabinet Presiden Megawati Soekarnoputri, maju sebagai penantang dalam Pilpres dan akhirnya menang.
“Nyerah-lah Ibu Mega, keluarlah pemecatan, begitu pemecatan dikeluarkan, namanya melambung tinggi dan korban politik pertama dari ibu Mega. Lalu dia (SBY) tangkap kesempatan bentuk Partai Demokrat melaju di Pilpres 2004 melawan Mega dan ia (SBY) menang,” ujar Ray dalam diskusi yang diselenggarakan DPP Indonesia Youth Congress di Tamarin Hotel, dikutip.
Ray mengingatkan bahwa pada 2004, pemecatan SBY dari jabatan Menko Polkam justru mendongkrak popularitasnya hingga berhasil memenangkan kontestasi. Meski demikian, ia meragukan pola serupa akan terulang pada 2029 mengingat dinamika politik telah berubah dan siklus waktu berbeda. Namun, Ray menilai segala kemungkinan tetap terbuka dalam politik nasional sehingga perkembangan menuju Pilpres 2029 layak untuk dicermati.
“Apakah Sjafrie akan melakukan siklus 20 tahunan seperti yang dilakukan SBY tahun 2004, kita tunggu tanggal mainnya,” pungkas Ray.







