Koma.id — Penulis buku Gibran End Game, Wapres Tak Lulus SMA, Rismon Sianipar, berencana membagikan karyanya kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), termasuk para staf ahli di lingkungan parlemen.
Ia menyebut pendistribusian buku dilakukan pada pekan depan, setelah seluruh stok buku siap.
“Kalau itu sudah ada jawaban, maka minggu depan sesuai rencana, kami akan bawa 1.000 buku sehingga setiap anggota DPR, DPD maupun staf ahlinya itu mendapatkan satu buku ini dan kita menunggu reaksinya,” kata Rismon dikutip (25/1/2026).
Rismon berharap para wakil rakyat di Senayan membaca buku tersebut dan menindaklanjutinya secara kelembagaan. Ia mendorong DPR dan DPD mengambil langkah tegas, termasuk memanggil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses administrasi pendidikan Gibran Rakabuming Raka sejak menjabat Wali Kota Solo hingga terpilih sebagai Wakil Presiden.
Selain menyasar parlemen, Rismon juga berencana memperluas distribusi buku ke berbagai lapisan masyarakat. Buku tersebut, menurutnya, akan dibagikan kepada kelompok petani, nelayan, buruh, mahasiswa, hingga perpustakaan-perpustakaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Buku setebal 268 halaman itu memuat hasil riset Rismon dan timnya yang mengklaim adanya bukti bahwa Gibran tidak memiliki ijazah pendidikan formal, mulai dari tingkat sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Temuan tersebut, menurut Rismon, merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPR, DPD, maupun instansi pemerintah terkait rencana pembagian buku tersebut.












