Koma.id | Medan – Upaya pencarian korban banjir dan longsor di jalur lintas Sibolga – Padangsidimpuan, Sumatera Utara, terus dimaksimalkan. Polda Sumatera Utara mengerahkan Unit Polsatwa K-9 Direktorat Samapta bersama personel BKO SAR Dit Polsatwa Baharkam Polri untuk mempercepat proses evakuasi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyebut empat ekor anjing pelacak K-9 spesialis SAR diturunkan di lokasi terdampak, tepatnya di samping Madrasah Al-Basyir, Kecamatan Parsariran, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Alissa Wahid Bantah PBNU Punya Dapur MBG
“Personel terus mengerahkan kemampuan terbaiknya dengan mengedepankan kehati-hatian, keselamatan, serta efektivitas sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya, Minggu (21/12).
Operasi pencarian telah berlangsung sejak 9 Desember 2025, dipimpin Kompol Kadarman, S.Sos, dengan penyisiran di Jalan S.M Raja, Sibolga Kota. Tim K-9 yang terdiri dari Dasa, Ari, Rubin, dan Walet melakukan deteksi di titik rawan material longsor.
Pada 10 Desember, tiga anjing pelacak berhasil mengidentifikasi lokasi korban tertimbun di belakang Masjid Budi Sehati, Kecamatan Pancuran Gerobak. Satu korban ditemukan setelah tim menetapkan area tersebut sebagai prioritas pencarian.
Ferry menegaskan, pencarian dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. “Tim gabungan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana, sebagai bentuk nyata pelayanan dan pengabdian,” katanya.
Meski sempat terkendala hujan deras yang memaksa pencarian dihentikan sementara, operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Polda Sumut memastikan komitmen penuh dalam penanganan bencana, dengan harapan proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan efisien.








