KOMA.ID, JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti merasa miris mendapati pemberitaan yang menggambarkan ucapan salah satu anggota DPD RI dari Aceh Azhari Cage yang meminta kepada pemerintah, untuk mempermudah akses pembelian beras di tengah bencana alam di Sumatra.
Menurut Susi, di situasi bencana seperti saat ini, tak elok pemerintah mematok harga kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan akses beras demi memenuhi kebutuhan hidup mereka.
“Beli ? seharusnya tidak,” kata Susi dalam tweetnya di X @susipudjiastuti, Senin (15/12/2025).
Ia memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan akses beras untuk para korban diberikan negara secara gratis, dan dibagikan secara merata. Hal ini sebagai bentuk dari kehadiran negara dalam memperbikan perlindungan dan pemulihan bagi korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra.
“Pak Presiden @prabowo @Gerindra Mohon Bulog untuk segera memberi dan membagi Beras yang ada di gudang penyimpanan ke semua masyarakat yang terkena bencana,” ujarnya.
Di situasi sulit seperti saat ini, kebijakan agar warga tetap membeli beras sangat tidak elok. Ia berharap sekali agar suaranya ini dapat menjadi perhatian serius karena muncul narasi semacam itu.
“Tidaklah elok kalau masyarakat yang terkena dampak bencana beras bulog pun mereka harus beli 🙏🙏🙏🙏🙏,” pungkas Susi.
Reaksi Susi ini merupakan ekspresi atas pemberitaan yang menyebutkan bahwa Azhari Cage mengutarakan permintaannya agar pemerintah segera membuka lebar akses beras dari gudang Bulog. Karena menurutnya, setiap daerah sudah ada gudang Bulog, khususnya yang terdekat dengan lokasi bencana alam di Sumatera, terlebih di sekitar Provinsi Aceh.
Dalam keterangannya kepada Kompas.com pada hari Kamis, 11 Desember 2025 dikatakan Azhari, bahwa dirinya kecewa karena tak dibukanya gudang Bulog hingga membuat masyarakat harus berjalan kaki sangat jauh untuk bisa mendapatkan beras di Aceh Utara.
“Di (Kabupaten) Bener Meriah dan Aceh Tengah, ada gudang Bulog. Tapi rakyat harus berjalan kaki melewatu lumpur, tebing curam, gunung, untuk beli beras ke Aceh Utara,” kata Azhari.
Situasi ini menurut Azhari jelas mempersulit masyarakat khususnya mereka yang terdampak bencana alam, sekaligus mencoreng wajah Presiden Prabowo Subianto di mata masyarakat.
“Bulog jangan mencoreng muka Presiden RI Prabowo Subianto. Saya sudah sudah protes langsung ke Bulog,” pungkasnya.
Beli ? seharusnya tidak. Pak Presiden @prabowo @Gerindra Mohon Bulog untuk segera memberi dan membagi
Beras yg ada di gudang penyimpanan ke semua masyarakat yg terkena bencana. Tidaklah elok kalau masyarakat yg terkena dampak bencana beras bulog pun mereka harus beli… https://t.co/xTzxyyyNJo— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) December 12, 2025













