Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineNasional

JARI 98: Polri Itu Anak Kandung Reformasi, Lucu Kalau Masih Mau Dibentuk Tim Reformasi!

Views
×

JARI 98: Polri Itu Anak Kandung Reformasi, Lucu Kalau Masih Mau Dibentuk Tim Reformasi!

Sebarkan artikel ini
JARI 98 logo
Dok : logo JARI 98

Jakarta — Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98), Ferry Supriyadi, angkat bicara menanggapi wacana Presiden Prabowo Subianto yang disebut-sebut akan membentuk sebuah komisi khusus untuk mereformasi Polri.

Menurut Ferry, gagasan itu justru menggelikan dan terkesan tidak memahami sejarah reformasi. Ia menegaskan, Polri sudah menjadi “anak biologis reformasi” sejak berhasil keluar dari institusi militer berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002.

Silakan gulirkan ke bawah

“Polri itu lahir dari rahim reformasi 1998. Dipisahkan dari TNI berdasarkan UUD 1945 pasal 10. Jadi sejak saat itu, Polri adalah sipil bersenjata yang tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kalau sekarang masih ada wacana tim atau komisi reformasi Polri, itu sama saja tidak paham sejarah,” tegas Ferry dalam keterangannya, Rabu (2/10/2025).

Ferry bahkan menyebut langkah tersebut hanya akan menambah kebingungan publik sekaligus membuka ruang untuk pemborosan. “Kita ini sudah punya Kompolnas sebagai lembaga resmi pengawas Polri. Kalau dibikin komisi lagi, sifatnya hanya ad hoc. Ujung-ujungnya bisa dibubarkan kapan saja, mirip nasib KPK yang kerap dipermainkan,” ujarnya.

Ia juga mengkritik keras lingkaran elite di sekitar Presiden yang disebutnya sebagai “pembisik ABS” (asal bapak senang). “Saya bingung, siapa konsultan politik, hukum, ekonomi, sosial, dan budaya yang dipakai Presiden Prabowo? Kok sampai keluar ide yang tidak cerdas seperti ini. Presiden seharusnya lebih bijak melihat realitas di lapangan dan di media sosial ketimbang mendengar pembisik,” tandasnya.

Lebih jauh, Ferry menekankan bahwa energi pemerintah sebaiknya difokuskan pada agenda nyata yang langsung dirasakan rakyat, seperti menciptakan lapangan kerja, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat daya beli masyarakat. “Jangan habiskan waktu, tenaga, pikiran, dan materi untuk wacana yang tak substansial. Polri sudah menjalankan agenda transformasi reformasi internal di bawah Kapolri. Yang dibutuhkan sekarang adalah penguatan, bukan pembentukan komisi baru,” ungkapnya.

JARI 98 menegaskan akan terus mengawal agar reformasi tidak direduksi menjadi gimmick politik. “Reformasi itu darah dan sejarah bangsa ini. Jangan sampai dipermainkan hanya demi kepentingan sesaat. Polri sudah jelas anak kandung reformasi. Jadi, stop membuat isu yang membuang energi,” pungkas Ferry.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.