Koma.id, Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan RI, Thomas Trikasih Lembong atau lebih dikenal dengan Tom Lembong, resmi menghirup udara bebas pada Jumat malam (1/8/2025) setelah mendapatkan abolisi dari pemerintah. Pembebasannya disambut antusias oleh pendukung, pengacara, serta tokoh nasional Anies Baswedan, yang turut hadir di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.
Rangkaian kegiatan pembebasan Tom Lembong dimulai sejak pagi hari. Massa pendukung dari Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPRI) dan Gerakan Rakyat mulai memadati area luar rutan sejak pukul 10.30 WIB sambil menggelar orasi menyambut kebebasan tokoh yang sebelumnya divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus impor gula.
Pukul 22.02 WIB, Tom Lembong akhirnya keluar dari Rutan Cipinang didampingi tim kuasa hukumnya yang dipimpin Ari Yusuf Amir. Dalam konferensi pers singkat, Ari menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan media. “Pak Tom sudah bebas sepenuhnya. Kepres abolisi sudah kami pegang,” ujarnya.
Tom Lembong, dalam pernyataan pertamanya sebagai orang bebas, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan mendalam atas dukungan banyak pihak, termasuk kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Polri, dan DPR RI, atas pertimbangan konstitusional pemberian abolisi.
“Malam ini saya kembali menghirup udara bebas. Ini bukan hanya membebaskan secara fisik, tapi juga memulihkan nama baik saya,” ucap Tom.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Ia juga menyatakan ingin menjadikan momen pembebasannya sebagai awal dari tanggung jawab moral untuk menyuarakan keadilan, terutama bagi mereka yang bernasib kurang beruntung dan tidak mendapat sorotan publik.
Anies Baswedan, yang hadir memberikan dukungan langsung, menyampaikan harapannya agar Tom Lembong dan keluarga diberi ruang untuk menikmati kembali kebersamaan yang telah hilang selama 9 bulan.
“Malam ini adalah momen kebahagiaan keluarga. Biarkan mereka menikmati waktu tanpa interupsi. Kita akan bahas hal-hal substansial di kemudian hari,” ujar Anies dalam keterangannya.
Setelah menyelesaikan seluruh proses administratif, Tom Lembong meninggalkan Rutan Cipinang.













