Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Peringati Hari Anti Perdagangan Orang, SBMI Gelar Aksi Damai di Silang Monas

Views
×

Peringati Hari Anti Perdagangan Orang, SBMI Gelar Aksi Damai di Silang Monas

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Anti Perdagangan Orang, SBMI Gelar Aksi Damai di Silang Monas

Koma.id,, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anti Perdagangan Orang Internasional, puluhan massa dari Dewan Pimpinan Nasional Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi (1/8/2025).

Aksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat. Namun, atas arahan pihak Kepolisian, massa kemudian diarahkan ke lokasi aksi resmi di Silang Selatan Monas, tepatnya di seberang BSI Tower. Aksi ini dipimpin oleh Pj. Juwarih dan diikuti oleh sekitar 50 orang peserta.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam aksinya, para demonstran membawa berbagai alat peraga seperti spanduk, poster, bendera aliansi SBMI, boneka manekin, keranjang belanja, dan pengeras suara. Spanduk dan poster yang dibentangkan memuat pesan-pesan kritis dan seruan moral, seperti:

* “People Are Not Commodities, End Human Trafficking”
* “Segera Ratifikasi Konvensi ILO No. 188”
* “Penegakkan Hukum Mandek, Korban Terabaikan”

* “Berapa Harga Manusia di Matamu?”
* “Lindungi Hak Asasi Manusia, Lawan Perdagangan Orang”

Aksi ini juga menyuarakan tuntutan agar pemerintah lebih serius dalam menindak praktik perdagangan orang, meratifikasi Konvensi ILO No.188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan, serta mengutamakan perlindungan hak asasi manusia ketimbang kepentingan ekonomi semata.

Setelah menyampaikan orasi selama lebih dari satu jam, aksi berakhir pada pukul 10.25 WIB dengan tertib dan damai. Massa kemudian membubarkan diri, dan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.

Aksi damai ini menjadi pengingat penting bahwa isu perdagangan orang dan perlindungan buruh migran masih membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.