“Jadi, generasi muda kita harus dihadirkan contoh-contoh yang terbaik. Jangan contoh-contoh yang keliru. Sehingga mereka takut untuk mengemukakan pikirannya. Karena pembungkaman, karena kritik dianggap sebagai permusuhan, kritik adalah subversif,” tukasnya.
Dalam perspektif dirinya sendiri, Presiden Prabowo Subianto adalah sosok yang patriotik dan sangat terbuka dengan masukan dan kritikan dari generasi bangsa Indonesia. Sehingga hubungan antara pemimpin dan rakyat benar-benar bisa berjalan dengan irama yang harmonis.
“Saya nggak percaya bahwa Pak Prabowo itu akan seperti itu,” pungkas Ramadhan Pohan.
Sumber : Holopis.com













