Koma.id– Kasus kematian tragis Brigadir Muhammad Nurhadi di sebuah vila di Gili Trawangan, Lombok Utara, terus menjadi sorotan publik. Desakan agar Polri mengusut tuntas peristiwa ini kian menguat, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Anggota Kompolnas, Choirul Anam, menegaskan pentingnya membongkar kasus ini secara terang-benderang, termasuk memastikan apakah terdapat kaitan kematian Brigadir Nurhadi dengan perilaku menyimpang anggota kepolisian lainnya.
Di sisi lain, nama Misri, perempuan asal Jambi yang terseret dalam pusaran kasus kematian anggota Bidpropam Polda NTB itu, kini ramai diperbincangkan. Pihaknya bahkan berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).
Pengacara tersangka M, Yan Mangandar Putra mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan LPSK terkait rencana justice collaborator.
Sementara Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menegaskan bahwa kasus kematian Brigadir Nurhadi menjadi ujian bagi komitmen reformasi Polri. Tragedi kematian Brigadir Muhammad Nurhadi tidak hanya meninggalkan luka di tubuh Polri, tetapi juga menimbulkan kekecewaan publik yang mendalam terhadap wajah penegakan hukum di negeri ini.
Artis hingga Anggota DPR Dukung Nadiem






