Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Kemampuan Robot K9 Polri Dapat Deteksi Gas Beracun

Views
×

Kemampuan Robot K9 Polri Dapat Deteksi Gas Beracun

Sebarkan artikel ini
Kemampuan Robot K9 Polri Dapat Deteksi Gas Beracun
Robot K9 Polri. (Foto/Istimewa)

Koma.id Polri menampilkan parade robot saat peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Robot yang dipamerkan ialah robot K9 dan robot Humanoid.

“Seperti kita contoh, China, oleh militer China itu dipersenjatai. Tapi tentunya ini bukan dari pabrikan ya, ya kayak ‘Pindad-nya’ lah,” kata Presiden Director PT Erza Robotics Teknologi, R Dhannisaka, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/7).

Silakan gulirkan ke bawah

Ia menjelaskan sejumlah kemampuan robot K9. Ia mengatakan robot itu bisa mencari korban yang tertimpa reruntuhan akibat gempa atau peristiwa bencana lainnya.

“Lalu dia (robot K9) bisa untuk mencari korban, misalnya gedung runtuh habis gempa bumi, dia akan mencari dan mendeteksi korban mana yang masih hidup. Habis itu dia akan menunjukkan tempatnya, lalu dari tim sara yang akan melakukan evakuasi, untuk daerah yang rawan bencana,” jelasnya.

Ia menyebut robot tersebut juga dilengkapi sensor untuk mendeteksi kebocoran gas beracun. Ia mengatakan robot K9 akan dikerahkan lebih dulu ke lokasi kebocoran gas.

“Robot ini juga dilengkapi sensor untuk kebocoran gas beracun, dari pada orang duluan yang datang malah jadi kolaps mending robotnya dulu dah, aman nggak nih,” ujarnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyebut pihaknya masih melakukan sosialisasi soal penggunaan robot untuk membantu personel Polri. Ia menyebut Polri juga terus melakukan penelitian untuk menyesuaikan robot dengan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tiap wilayah.

“Ya kan di situ sudah ada mulai dari pengenalan, sosialisasi sampai dengan update dalam rangka penelitian, mana yang paling relevan untuk dipakai di Indonesia,” kata Sandi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/6).

Sandi mengatakan Indonesia merupakan negara kepulauan yang tiap wilayahnya memiliki kondisi berbeda. Menurutnya, Polri harus melihat kesesuaian penempatan robot untuk membantu tugas polisi di berbagai wilayah.

Ia menyebut tujuan utama penggunaan robot ialah untuk meminimalisir korban masyarakat dan anggota Polri. Ia mencontohkan penggunaan robot ini untuk kebutuhan lalu lintas.

“Bisa ditempatkan di tempat-tempat yang rawan atau bahaya sehingga, misalnya, ada tempat yang berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas itu bisa diantisipasi dengan menggunakan bantuan-bantuan robot-robot tersebut. Dalam keadaan ekstrem dan apalagi bisa dalam cuaca ekstrem juga mampu, kemudian teknologi sudah tersambung dengan AI,” ujarnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.