Selain diinterogasi berulang-ulang dan digeledah tanpa adanya surat perintah, ucap Rossa, HP Rossa dan timnya saat itu diminta oleh beberapa orang yang salah satunya ada juga mantan penyidik KPK, Hendy Kurniawan.
“Kemudian juga setelah itu kami dilakukan tes urine, waktu itu kami sempat menolak, apa tujuannya tes urine, bahkan kami tidak dalam posisi di tempat hiburan, tapi kami untuk membuktikan bahwa kami posisinya tidak terlibat narkoba, kami bersedia,” tutur Rossa.
Dalam persidangan, Hakim Ketua, Rios Rahmanto sempat mendalami soal pihak-pihak yang menghalangi petugas KPK saat hendak menunggu Harun Masiku dan Hasto ke luar dari PTIK.
“Itu tadi yang menghalangi siapa?” tanya Hakim Ketua Rios.
“Pada saat itu kami diamankan oleh beberapa orang, yang salah satunya saya kenal karena juga mantan penyidik KPK dulu, waktu itu pangkatnya AKBP, namanya Bang Hendy Kurniawan,” jawab Rossa.
“Kapasitas mereka itu sebagai apa, apakah memang penjaga di situ atau sedang bertugas atau gimana?” cecar Hakim Ketua Rios.
“Bukan, bukan sebagai petugas PTIK dan penjaga PTIK. Karena yang bersangkutan menggunakan pakaian preman,” jawab Rossa.













