Koma.id– Kinerja Kabinet Merah Putih terus menjadi sorotan publik usai melemahnya aktivitas ekonomi nasional selama momentum Lebaran 2025.
Seiring dengan kondisi tersebut, isu perombakan atau reshuffle kabinet pun mulai mencuat pasca-Lebaran.
Co-Founder Forum Intelektual Muda, Muhammad Sutisna, menilai sejumlah kementerian yang menangani sektor strategis seperti perdagangan, investasi, dan energi tidak menunjukkan kinerja optimal dalam mengatasi gejolak ekonomi saat ini. Presiden Prabowo perlu menyikapi situasi tersebut dengan serius.
Pendapat serupa disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini menantikan langkah tegas dari Presiden Prabowo untuk mengganti menteri-menteri yang dinilai gaduh dan tidak sejalan dengan visi Presiden.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Istana terkait isu reshuffle tersebut. Namun, tekanan publik yang terus menguat dapat menjadi indikator bahwa perombakan kabinet bukan sekadar wacana.







