Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

Choirul Anam: Polisi Korban Penembakan Memang Didibik Orang Terlatih

Views
×

Choirul Anam: Polisi Korban Penembakan Memang Didibik Orang Terlatih

Sebarkan artikel ini
Choirul Anam: Polisi Korban Penembakan Memang Didibik Orang Terlatih

Koma.id Komisioner Kompolnas Muhammad Choirul Anam menduga gugurnya tiga anggota Polri di Way Kanan, Lampung, sengaja dibidik oleh oknum pelaku.

“Memang mereka dibidik kalau lihat karakter posisi tubuhnya, posisi letak selongsong pelurunya dan sebagainya, mereka dibidik,” kata Anam dalam podcast Akbar Faizal Uncensored yang dikutip Rabu (2/4/2025).

Silakan gulirkan ke bawah

Anam menilai, secara logika apabila tembakan tersebut dilakukan secara acak maka jumlah korban tentu akan lebih banyak dan tak sedikit.

“Kalau enggak dibidik, tembakan ngawur gitu ya, acak, pasti korban penembakan juga banyak,” ujarnya.

“(Jumlah korban) enggak (banyak) ya, ditembak spesifik petugas sama ya kepala sama dada, memang mematikan, memang terlatih,” sambungnya.

Anam menceritakan, berdasarkan pengalamannya, orang yang terlatih dalam menembak mengetahui titik-titik yang dianggap mematiakan.

“Biasanya pengalaman saya, orang yang bisa menembak kepala atau titik yang mematikan adalah orang yang terbiasa melakukan penembakan atau terlatih,” unngkap Anam.

“Minimal ketika dia nembak, tarikan nafasnya tenang dia enggak grogi,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Dua oknum prajurit TNI yang diduga menembak tiga anggota polisi hingga berujung kematian di Way Kanan, Lampung, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan status tersangka itu diumumkan dalam konferensi pers bersama di Mapolda Lampung, Selasa (25/3/2025).

Dua oknum TNI itu adalah Kopda B dan Peltu L. Mereka ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil investigasi tim gabungan atas peristiwa yang mewarnai penggerebekan area sabung ayam pertengahan bulan ini.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.