Koma.id, Jakarta – PDIP mengumumkan secara resmi pemecatan Presiden ketujuh Joko Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution dari keanggotaan partai.
Pengumuman pemecatan itu disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun ditemani sejumlah Ketua DPP DPP PDIP lain, mulai dari Bambang Wuryanto, Said Abdullah, hingga Olly Dondokambey.
Pengamat politik Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Kristian Widya Wicaksono memberikan analisisnya terkait dengan PDI Perjuangan yang memecat Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution dari jajaran kader banteng.
Menurutnya, langkah yang diambil PDIP merupakan langkah di momen yang tepat, meski substansi keputusannya tentu bisa diperdebatkan. Namun, katanya, momentum setelah Pileg, Pilpres, dan Pilkada serentak ialah waktu yang tepat untuk mengambil keputusan tersebut.
Sementara itu, Ketua PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Hanteru Sitorus mengatakan bahwa Jokowi dan keluarganya memang sejak awal rencananya ingin dipecat setelah proses Pilpres dan Pilkada 2024 selesai digelar.
Pasalnya, menurut Deddy, keduanya tengah menjadi peserta pemilu dan hal tersebut akan mengganggu stabilitas pencalonan anak dan mantu Jokowi.










