Koma.id–Inilah sosok Usman Hamid Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia yang sempat viral lantaran ucapan siap tampung pengungsi Rohingya.
“Kalau pemerintah memang tidak sanggup, umumkan ketidaksanggupan itu, maka saya termasuk orang yang bersedia untuk menampungnya,” ucap Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid melansir dari video viral salah satu diunggah akun @sedangrame, Selasa (12/12/2023).
Semua berawal saat Usman Hamid menguraikan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah terkait pengungsi rohingya.
Adapun Usman Hamid berharap pemerintah memikirkan tentang kebijakan luar negeri bebas aktif dan peka terhadap masalah-masalah kemanusiaan.
Tak hanya itu, Usman juga menyampaikan kesediaannya untuk menampung para pengungsi Rohingya apabila pemerintah mengatakan secara terbuka tak sanggup
Sontak ucapan Usman Hamid mendapatkan tentangan dari warganet.
Balik menyerang sosok Usman Hamid gegara ucapan tersebut.
Tak hayal publik banyak juga penasaran mengenai sosok dari Usman Hamid.
Lalu siapa sosok Usman Hamid lebih dekat?
Mengutip dari Wikipedia, Usman Hamid, S.H., M.Si. lahir di Jakarta, pada tanggal 6 Mei 1976.
Usman Hamid diketahui sebagai alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti.
Selain itu, Ia termasuk ke dalam perwakilan mahasiswa dalam Tim Delegasi Polisi dan Militer untuk misi uji balistik ke Montreal Kanada pada tahun 1999.
Untuk mengusut tuntas atas insiden penembakan mahasiswa Trisakti pada 12 Mei 1998
Dirinya sempat menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti 1998-1999.
Pada akhir masa studinya, putra kelahiran Jakarta ini aktif bersama Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Usman Hamid juga dikenal sebagai Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia.
Usman Hamid dikenal sebagai pembela komunitas LGBT, karena menolak putusan pemecatan terhadap setidaknya 15 anggota TNI yang diduga melakukan hubungan seksual sesama jenis sangat tidak adil dan berbau kebencian terhadap kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).
Pada tahun 2001 ia ditunjuk Komnas HAM menjadi sekretaris Komisi Penyelidik Pelanggran HAM Trisakti, Semanggi I dan II untuk mengusut insiden penembakan mahasiswa pada tahun 1998-1999.
Bulan November 2004 Usman Hamid turut dalam Tim Delegasi Polri untuk misi forensik ke Belanda.
Usman Hamid juga menjadi sekretaris Tim Pencari Fakta kasus almarhum Munir yang dibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Desember 2004.
Sempat sebut pemerintah langgar Hak Asasi Manusia terkait Rohingya
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyatakan, pemerintah RI akan melanggar hak asasi manusia jika memutuskan untuk mengembalikan pengungsi rohingya ke Myanmar.
Usman Hamid menyebut negara-negara di dunia wajib melindungi setiap orang yang mengalami kejahatan atau persekusi di negara asal.
Hal tersebut disampaikan Usman Hamid menanggapi gelombang pengungsi Rohingya yang belakangan ini menuai sejumlah penolakan.
Pemerintah disebut tengah mencari solusi untuk pengungsian Rohingya karena tempat penampungan saat ini sudah tidak muat.
“Kalau kebijakan pemerintah adalah mengembalikan pengungsi Rohingya ke negara asalnya, dalam hal ini Myanmar, itu jelas melanggar hak asasi manusia, melanggar konvensi internasional yang mewajibkan negara-negara untuk melindungi siapa pun orang yang ada dalam bahaya atau dalam pengungsian dari kejaran kejahatan dan persekusi di negara asalnya,” kata Usman Hamid saat berada di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2023).
Usman pun menilai, pemerintah seharusnya tidak mengikuti keinginan sekelompok orang yang menolak kedatangan pengungsi Rohingya.
“Tidak ada alasan untuk menolak (pengungsi) Rohingya untuk pemerintah. Saya kira, kalau ada kelompok masyarakat yang menolak, biarkan saja. Tapi, jangan sampai pemerintah bertindak sesuai kehendak kelompok-kelompok itu,” kata Usman.













