Koma.id– Indonesia Police Watch (IPW) menyerukan tindakan tegas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap kasus mafia BBM yang diduga melibatkan oknum anggota Polri di Polda Nusa Tenggara Timur (Polda NTT). Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi Kapolri untuk menepati janjinya, yakni “memotong kepala ikan yang busuk,” dalam rangka membersihkan tubuh Polri dari pelanggaran serius.
Menurut IPW, pembentukan tim khusus diperlukan guna mengungkap secara transparan siapa saja oknum yang terlibat dalam praktik BBM ilegal ini.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Tak hanya itu, IPW juga mendorong Komisi III DPR RI untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan mengusut tuntas kebocoran BBM di wilayah NTT, serta mendalami kontroversi terkait pemecatan Ipda Rudy Soik, yang telah menjadi perhatian publik. Bagi IPW, langkah ini penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
IPW meyakini bahwa pembentukan Pansus oleh Komisi III DPR RI dapat mengembalikan kredibilitas Polri, sekaligus menegaskan komitmen terhadap pemberantasan mafia BBM di Indonesia.







