Gulir ke bawah!
Nasional

Survei Indikator Politik : 55,1 Persen Pendukung PDIP Tak Setuju PSU Tanpa Prabowo-Gibran

6681
×

Survei Indikator Politik : 55,1 Persen Pendukung PDIP Tak Setuju PSU Tanpa Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Survei Indikator Politik menunjukkan mayoritas massa PDIP tidak setuju dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanpa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 55,1 persen pendukung PDIP tidak setuju dengan PSU, sedangkan 30 persen setuju.

“Basis PDI Perjuangan mayoritas tidak setuju karena ada diskoneksi basis massa dengan elite PDI Perjuangan. Mungkin basis massa sudah ingin move on,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, dalam pembacaan hasil survei via zoom, Ahad, 21 April 2024.

Silakan gulirkan ke bawah

Data itu berdasarkan hasil survei Indikator berjudul ‘Persepsi publik atas penegakan hukum, sengketa pilpres di MK, dan isu-isu terkini pasca-pilpres’. Survei dilakukan 4 sampai 5 April 2024. Jumlah responden mencapai 1.201 orang.

Permintaan PSU tanpa Prabowo-Gibran merupakan petitum dari Kubu 01 Anies-Muhaimin dan Kubu 03, Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Keduanya manyampaikan petitum itu dalam proses Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Burhanuddin mengatakan, sebanyak 50,2 persen massa PKB setuju dengan PSU. Lalu, sebanyak 49,9 persen PKS dan 36,1 persen setuju dengan PSU tanpa Prabowo-Gibran.

Sementara itu, mayoritas partai pendukung Prabowo-Gibran, tidak setuju dengan PSU. Golkar (77,4 persen), Gerindra (83,1 persen), Demokrat (72,7 persen), dan PAN (84,9 persen) tidak setuju dengan PSU.

Bila pilihan didasarkan dari capres-cawapres, 71,5 persen pemilih Anies-Muhaimin setuju dengan PSU tersebut. Sedangkan, 26,5 persen tidak setuju. Di sisi lain, 46, 6 persen pendukung Ganjar-Mahfud setuju dan 45,0 persen tidak setuju. Sedangkan, pemilih Prabowo sebanyak 85,4 persen tidak setuju PSU. Sedangkan, 7,6 persen setuju.

Survei dilakukan kepada masyarakat berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki ponsel, sekitar 83 persen dari total populasi nasional. Sampel dipilih melalui metode Random Digit Dialing (RDD) sebanyak 1.201 responden. RDD adalah proses pembangkitaan nomor telepon secara acak. Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.