Gulir ke bawah!
Nasional

Kiai Kampung se-Jawa Timur Tegas Tolak Hak Angket & Pemakzulan Presiden Jokowi

262
×

Kiai Kampung se-Jawa Timur Tegas Tolak Hak Angket & Pemakzulan Presiden Jokowi

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Kiai kampung se-Jawa Timur yang tergabung dalam Paguyuban Keluarga Besar Kiai Kampung se-Jatim menolak hak angket Pemilu 2024 yang tengah bergulir di DPR.

Mereka juga meminta semua pihak yang memiliki sengketa terkait pemilu dapat diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Silakan gulirkan ke bawah

Pernyataan tersebut di sampaikan langsung lewat Petisi Paguyuban Keluarga Besar Kiai Kampung se-Jatim dalam Silaturrahmi dan Istigasah Paguyuban Kiai Kampung se-Jawa Timur di Surabaya, Kamis (7/3/2024).

Ketua Paguyuban Keluarga Besar Kiai Kampung se-Jatim, Bambang Hariawan mengatakan, sengketa pemilu harus di bawa ke MK, lantaran politik itu harus sesuai konstitusi dan tidak boleh memaksakan kehendak satu sama lain.

Mereka menyatakan akan siap mengawal jalannya penolakan hak angket Pemilu 2024. Mereka juga mendukung sepenuhnya kinerja KPU Jatim dalam melaksanakan tugasnya.

“Kalau ada sengketa pemilu, ya dibawa ke MK. Politik itu harus sesuai konstitusional, jangan hanya asal bilang pokoknya. Dalam forum ini kita siap mengawal kemenangan Probowo-Gibran,” ujar, Kamis.

“Kita yakin KPU itu fair dan lembaga lain juga fair. Kita akan mengawal Prabowo sampai dilantik. Kita siap mengawal penolakan hak angket. Kita mendukung kinerja KPU dan jajarannya,” tambahnya.

Selain menolak hak angket, kiai kampung se-Jatim ini juga mengeluarkan petisi. Dalam petisi tersebut terdapat 7 poin, yaitu:

1. Berterima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.
2. Mendukung sepenuhnya kinerja KPU menuntaskan semua tahapan pemilu hingga pelantikan presiden dan wakil presiden.
3. Menyerukan kepada semua elemen masyarakat untuk segera merajut ukhuwah nasional.
4. Menolak hak angket dan meminta semua sengketa pemilu diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi.
5. Menolak semua upaya pemakzulan presiden yang telah dipilih secara sah dan konstitusional.
6. Siap mengawal kemenangan Prabowo-Gibran sampai dengan pelantikan sebagai Presiden 2024-2029.
7. Siap mengawal kebijakan Prabowo-Gibran mewujudkan Indonesia Emas.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.