Koma.id – Pendiri Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, mengeluarkan pernyataan terkait isu hak angket terkait dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres 2024.
Rizieq mendukung langkah penggunaan hak angket dan menyerukan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilengserkan jika terbukti adanya kecurangan.
Menurutnya, penggunaan hak angket adalah langkah terbaik untuk menenangkan masyarakat, dengan keyakinan bahwa masyarakat akan menerima hasil dari proses tersebut.
“Artinya ini kecurangannya sudah luar biasa. Dan ini harus diselesaikan,” kata Habib Rizieq dilansir dari YouTube Islamic Brother Hood Television (IBTV), Selasa (27/2/2024).
Sementara itu, Gerakan Indonesia Adil dan Demokratis (GIAD) atau yang lebih dikenal sebagai Koalisi Masyarakat, mendorong 30 politisi di Senayan untuk menandatangani pengajuan hak angket terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024.
Langkah ini menunjukkan upaya serius dari berbagai pihak dalam menangani isu sensitif terkait integritas demokrasi dalam proses pemilihan umum.













