Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pakar Kreatif Digital: Anak Muda Harus Sadar Memilih, Jangan Terhasut Isu Provokatif

Views
×

Pakar Kreatif Digital: Anak Muda Harus Sadar Memilih, Jangan Terhasut Isu Provokatif

Sebarkan artikel ini
Pakar Kreatif Digital: Anak Muda Harus Sadar Memilih, Jangan Terhasut Isu Provokatif
Praktisi Industri Kreatif Digital, Rebby Noviar

Koma.id – Praktisi Industri Kreatif Digital, Rebby Noviar, mengatakan, dalam pemilu ini bangsa Indonesia mengalami tren baru. Ada pergeseran dari pola konvensional menuju era digital.

Penggunaan AI yangg makin masif hingga platform sepert chat GPT turut diapilkasikan olwh para kandidat capres cawapres hingga calon legislatif pada pemilu ini.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kondisi itu juga yang memungkinkan kita mengalami kebingungan, karena secara filterisasi kita belum kuat mana hoaks, black campaign dan narasi negatif, semua dicerna begitu saja, karena secara perilaku medsos kan individual,” kata Rebby dalam diskusi Provokasi & Kampanye Hitam di Pemilu 2024, Anak Muda: Gak Bahaya Ta?’ pada Selasa (12/12/2023).

“Apa yang mereka dapat mereka terjemahkan sendiri. Maka perlu bagi kita untuk membantu menyadarkan agar kita semua bisa bijak, kalau kita temukan konten yang belum tahu kepastiannya agar jangan langsung bereaksi atau share ke medsos atau WAG keluarga,” kata dia.

Menurutnya, masih ada kelemahan atas berkembang pesatnya teknologi informasi sehingga banyak temuan-temuan digital yang membuat masyarakat terkecoh.

“Peredaran konten yang dibuat bukan berdasarkan fakta itu harus kita hati-hati karena sasaran mereka adalah kita yang kurang literasi,” ungkap dia.

Sebagai generasi muda, kata dia, harus paham atascksadaran politiknya dalam mentukan arah bangsa ke depan dan jangan terlena dengan gimik-gimik semata.

“Kita anak muda harus bener-bener sadar untuk memilih jangan hanya termakan isu-isu lucu atau gimik. Kita harus melihat calon pemimpin yang bener-bener dia bisa memimpin karena akan berdampak besar untuk menentukan arah dan masa depan kita ke depan,” tutupnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.