Koma.id– Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menyampaikan kabar duka cita buntut baku tembak di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Empat prajurit gugur dalam serangan yang dilancarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Agus mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan bantuan sebesar Rp500 juta untuk mendukung ahli waris keempat prajurit yang mengorbankan nyawa dalam tugas negara. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan oleh para prajurit pahlawan.
“Kita sudah berikan santunan sesuai dengan hak-hak dia, ada dari Asabri, TNI AD, Bank BRI dan Bank BJB, itu jumlahnya per orang lebih dari Rp500 juta,” kata Agus usai pelaksanaan kegiatan Rakornas Penegakan Hukum Terpadu di Jakarta, Senin (27/11/2023).
Diketahui, empat prajurit yang gugur tersebut ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Jenazah keempat prajurit tersebut telah diantarkan ke kampung halamannya, terletak di Jawa Barat dan Jawa Tengah, untuk melalui proses pemakaman dengan penuh penghormatan. Upacara pemakaman dijadwalkan akan dihadiri oleh pejabat militer tinggi dan pelayanan kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.











