Koma.id | Sumut – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mengapresiasi komitmen TVRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam menghadirkan tayangan resmi Piala Dunia 2026. Menurutnya, peran aktif TVRI sangat krusial agar masyarakat di berbagai pelosok daerah dapat menikmati pertandingan sepak bola skala internasional.
Hal itu disampaikan Lamhot saat menggelar kegiatan nonton bersama (nobar) di RM Sederhana, Pangururan, Sumatera Utara. Acara yang diinisiasi Relawan Lamhot Sinaga (Relasi) tersebut dihadiri ratusan warga yang antusias menyaksikan laga Spanyol melawan Tanjung Verde.
Lamhot menilai momentum Piala Dunia bukan hanya sekadar tontonan olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ada peluang ekonomi yang bisa tumbuh ketika masyarakat berkumpul dan beraktivitas bersama,” ujarnya.
Menurut putra daerah Humbang Hasundutan itu, efek domino dari penyelenggaraan olahraga internasional dapat dirasakan hingga tingkat lokal. Sektor kuliner, perdagangan, hingga industri kreatif menjadi ladang peluang baru yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan nobar disebut mendorong peningkatan permintaan terhadap produk lokal UMKM, seperti makanan ringan dan minuman.
“UMKM menjadi salah satu sektor yang bisa merasakan manfaat dari momentum seperti ini. Perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di pusat kegiatan, tetapi juga menyebar ke lingkungan sekitar,” kata Lamhot.
Ia menegaskan kemudahan akses menonton yang diberikan TVRI menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman bersama serta memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.
“Olahraga memiliki kemampuan menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Momentum seperti Piala Dunia sebaiknya tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi,” tambahnya.
Lamhot berharap kegiatan berbasis komunitas seperti nobar dapat terus dikembangkan dengan melibatkan masyarakat lebih luas, sehingga kreativitas warga dan aktivitas ekonomi lokal bisa bergerak beriringan.
“Ketika masyarakat bergerak, ekonomi lokal ikut bergerak. Inilah nilai tambah dari sebuah momentum besar seperti Piala Dunia,” ucapnya.







