Koma.id – Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) menyebut bahwa kajian soal munculnya bacapres PDIP Ganjar Pranowo di stasiun TV swasta saat azan magrib bakal diumumkan dalam waktu dekat.
“Belum ada capres saat ini, belum ada capres, tapi kita lagi kaji lembaga penyiarannya,” kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Selasa (12/9/2023).
Bagja menuturkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai hadirnya Ganjar Pranowo sebagai model saat azan magrib di stasiun TV milik Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo itu.
“Kami harapkan tidak dilakukan kembali. Karena alasannya, ‘kami tidak mengajak’. Bukan tidak mengajaknya, ini frekuensi publiknya yang dipakai atau menunggu revisi PKPU tentang kampanye,” kata Bagja.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya meminta agar PKPU segera mengatur mengenai perihal terkait hal ini. Pasalnya, ini berkaitan dengan kampanye media elektronik disaat 21 hari menjelang akhir masa kampanye yang diatur dalam UU Nomor. 7 Tahun 2017.
“Kami ingatkan tidak boleh menggunakan politik identitas. Sudahlah, sudah selesai yang begini, ya,” tutupnya.







